Bali Spirit Festival 2018

Pesona Bali Spirit Festival, Kembali ke Akar

Keindahan dan eksotisme destinasi wisata di Bali sulit untuk dibantah. Pulau Dewata memiliki segalanya. Destinasi alam berupa gunung dan laut, budaya, juga manmade. Tapi ada cara lain untuk menikmati Bali.

Kalau tidak percaya, datang saja ke Kawasan Batuan, Sukawati, dan Ubud Bali. Tepatnya pada 2 – 8 April 2018. Momennya adalah Bali Spirit Festival. Menu utamanya yoga. Tetapi, ada juga pertunjukan musik hingga tari. Di sini kita akan menikmati Bali dalam kedamaian.

Bali Spirit Festival 2018 bukan acara sembarangan. Sebab 8.000 wisatawan dari 50 negara menjadi target. Yaitu asal Korea Selatan, Australia, Amerika Serikat. Termasuk wisatawan dari Inggris, Perancis, Venezuela, hingga Jamaika.

Tak heran jika Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengajak wisatawan untuk menikmati event bertaraf internasional ini.

“Bali Spirit Festival sangat kompetitif. Harga yang ditawarkan sebanding dengan kwalitasnya. Aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitas di lokasi itu sangat bagus. Ini Bali, destinasi pariwisata papan atas dunia. Destinasi No. 1 di dunia versi Trip Advisor 2017. Semua yang terbaik ada di sana,” tegas Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rabu (28/3).

Kemasan Bali Spirit Festival sangat luar biasa. Karena, 50 master yoga papan atas dunia akan dihadirkan. Seperti dari Amerika Serikat yang menyumbang 13 pengajar. Nama-nama master yoga asal Amerika Serikat yang akan hadir di antaranya Cat Cabira (Yoga Energeties), Ebon Smith (Yoga N Da Hood), dan Esak Garcia (Hot Yoga).

Ada juga Australia yang membawa 7 master yoga. Seperti Kate Porotto Nelson (Fremantle Yoga) dan Sam Weinstein (Transformational Yoga). Belum lagi Tiongkok dengan 4 master yoganya. Seperti Will Lau (Universal Yoga), Ronan Tiang (Taoism Yoga & Qi Gong), juga Nino Mendes (Urban Flow).

Satu-satunya wakil Afrika berada dalam figur Chokolaco (African Drumming Meditation) yang berpaspor Nigeria. Lalu, Sophie Sofree (Kundalini Yoga & Eestastic Dance) asal Singapura menjadi satu-satunya wakil ASEAN. Di luar master yoga Indonesia tentunya.

Indonesia sendiri menyumbang 6 master yoga. Mereka adalah Ketut Arsana (Kundalini Tantra Yoga), Arif Sentosa (Advanced Jivamukti Yoga), dan Fiska Satiri (Hatha Flow). Ada juag IB Candi (Hatha Yoga), dan Pujiastuti Sindhu (Heart Yoga, Sufism & Whirling).

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, promosi Bali Spirit Festival 2018 ini didukung oleh Kemenpar RI, sebagai komitmen atas 100 primier events pariwisata nasional. Event ini masuk dalam kurasi oleh tim sehingga layak didatangi.

Tahun ini target wisman nasional 17 juta, Bali menyumbang 40%, atau 6,8 juta. Kalau mau mudah menghafal, sekitar 7 juta wisman setahun yang bakal masuk Bali. Per bulannya sekitar 600 ribu, saat ini Bali rata-rata 500 ribu, maka kita akan mengejar target tersebut,” kata Menpar Arief Yahya.

Festival ini kelasnya dunia. Lokasi event juga di destinasi terbaik dunia. Gencarkan lagi promosinya melalui media sosial. Agar energi positif yang ditawarkan semakin luas. Semakin banyak diterima wisatawan di seluruh penjuru dunia,” tuturnya.

Sedangkan media Sponsorship Manager Bali Spirit Festival, Noviana Kusumawardhani, mengatakan event ini memberikan waktu bagi peserta untuk belajar.

Festival ini bukan hanya memberikan kegembiraan. Ada transfer ilmu pengetahuan di dalamnya. Kami memberikan sedikitnya 150 kelas seminar bagi para wisatawan. Mereka bisa mendapatkan pengetahuan tentang banyak hal,” ungkap Noviana Kusumawardhani.

Meski demikian, beragam hiburan tetap disajikan dalam Bali Spirit Festival 2018. Ada beragam musisi yang siap untuk skill. Suasana meriah juga disiapkan. Yaitu di pasar malam yang ramah lingkungan. Yang ingin mengenal lebih detail budaya Bali, bisa belajar tarian tradisional Pulau Dewata. Alternatif lainnya, mempelajari gamelan khas Bali.

Kami akan gelar semuanya dengan lebih meriah. Tahun ini dijamin akan lebih berkesan. Sebab, kami juga ada kelas sufism. Kelas ini sebelumnya tidak ada. Jadi, yang jelas jangan sampai melewatkan festival ini karena semua yang disajikan sarat pengetahuan,” terang Noviana.

Khusus yoga, Noviana menambahkan, Bali Spirit Festival menghadirkan banyak kelas. Nantinya, kelas yoga disesuaikan berdasarkan tingkatan peserta.

Kami akan memberikan delapankelas yoga. Para wisatawan bisa memilih sesuai dengan keinginan mereka. Kelas ini berlaku untuk semua kalangan bahkan juga usia,” jelasnya.

Delapan kelas yoga yang disediakan adalah, jivamukti, kundalini, hatha, dan vinasa flow. Ada juga afro flow, yoga ketawa, astanga, hingga yoga anak.

“Jadi, saat wisatawan berada di sini mereka bisa menikmatinya bersama seluruh keluarga. Anak-anak juga bisa ikutan yoga. Dijamin akan semakin fresh. Yang festival ini sangat hangat terhadap seluruh keluarga,” terang Noviana.

Mengusung tema ‘Kembali ke Akar’, festival ini juga fokus terhadap terapi. Beberapa proses penyembuhan yang ditawarkan adalah treatment mengembalikan suara. Wisatawan juga akan diajak untuk bermeditasi.

“Kembali ke asal menjadi sebuah perjalanan bathin bagi seseorang. Semua akan menumbuhkan sebuah kesadaran yang hakiki,” katanya.

Noviana mengungkapkan, Bali Spirit Festival memang menggabungkan semua unsur untuk membangkitkan energi positif. Diharapkan, banyak karya besar yang akan dilahirkan sesudahnya.

Semua unsur memang akan disatukan di sini. Tujuannya untuk mengembalikan dari kesegaran para wisatawan. Harapannya bisa membuat dunia menjadi lebih positif,”, tutur Noviana.

Ketua Pelaksana Calendar of Event 2018 Kemenpar, Esthy Reko Astuti menjelaskan, Bali Spirit Festival selalu menebarkan harmoni.

“Festival ini selalu menarik karena keunikannya. Bali Spirit Festival menebarkan vibrasi harmoni bagi para pengunjungnya. Dengan kembali ke asal, para wisatawan diharapkan mendapatkan kembali energi kesegarannya. Dengan begitu, tingkat potensi stres rendah lalu wisatawan bisa menjadi lebih produktif,” tegas Esthy.

Kementerian Pariwisata RI bekerjasama dengan Tim Iklan Kompas. Harian Kompas – Kamis, 29 Maret 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *