Package Tour 4 hari / 3 malam

Package Tour 4 hari / 3 malam

Periode 29 Mei – 01 Juni 2018 ( 38 Pax )

SMP TUNAS BANGSA – CIKARANG

 

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

TOUR Hari Pertama – kami telah siap di area penjemputan kedatangan domestik sejak pukul 11.30 Wita, akhirnya setelah menunggu sekitar satu jam mereka keluar. Kemudian mereka kami arahkan menuju area parkir kendaraan 2 bus sedang yang telah disiapkan.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Setelah sampai menjelang area parkir – kami sempatkan untuk acara seremonial kalungan bunga satu per satu di antara mereka, walau nampak jelas masih kelelahan, maklum ternyata mereka persiapannya sejak pukul 02.00 dini hari, karena dari tempat asalnya di Cikarang – Bekasi, menuju Bandara Soekarno-Hatta, di kawasan Cengkareng, Tangerang memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan darat dengan bus, walau melewati jalan toll.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Kemudian acara foto bersama, akhirnya melanjutkan perjalanan menuju tempat makan siang di Restoran yang telah kami siapkan di kawasan Jl. Dewi Sri – Kuta. Nampaknya karena kelelahan mereka kelihatan kurang bersemangat. Selesai makan siang perjalanan dilanjutkan menuju obyek wisata Bedugul, yaitu Kawasan Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Satu-satunya obyek wisata DANAU MENYAPA bagi para pengunjung, walau mereka hanya sambil lewat tidak memasuki kawasan wisata di dalam yang tentu saja mesti membayar tiket masuk. Terutama bagi warga Kota Singaraja, dan sekitarnya, yang kebetulan pulang kampung tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk menikmati pemandangan Danau Beratan yang berada di bibir jalan raya menuju Singaraja.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Selesai acara di Bedugul, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Wisata yang merupakan ikon Pariwisata Bali yaitu Tanah Lot. Karena situasi jalan raya agak lancar maka sekitar 2,5 jam tiba di Tanah Lot jelang sore hari, sisa panas matahari masih terasa. Tempat parkirpun masih nampak lengang.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Setelah semua pada turun dari bus, selanjutnya kami arahkan menuju gerbang masuk untuk menikmati kawasan wisata Tanah Lot, yang merupakan trip akhir di hari pertama tour. Suasananya semakin ramai menjelang sunset – fenomena alam menakjubkan yang ditunggu-tunggu oleh para pengunjung. Pemandangan eksotispun mulai merambat perlahan, kebetulan cuaca sangat cerah sehingga betul-betul menjadikan obyek foto dari berbagai gawai para pengunjung maupun Camera canggih lainnya menerkam dari berbagai angel.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Tak ketinggalan bagi tamu asing yang memanfaatkan segala obyek kawasan sebagai latar pre-wedding, bulan madu dari moment mengesankan jelang senjakala – sunset. Jadi obyek wisata Tanah Lot memang pantas menyandang gema yang sangat mendunia, tak ada duanya terutama dari segi aura yang ditimbulkan tempat suci ini.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Bahkan tak jarang para pengunjung ada yang datang berkali-kali saking takjubnya. Karena hasil jepretan mereka akan beredar di media sosial sebagai bukti bahwa mereka pernah berkunjung ke obyek wisata tersebut……tentu saja menambah kebanggaan di antara komunitasnya. Dan suasana obyek wisata Tanah Lot pada saat kunjungan yang berbeda akan berbeda pula kesannya. Karena bila bertepatan dengan Pujawali atau hari Piodalan, tentu saja akan sangat penuh sesak antara para pengunjung dan para umat Hindu yang akan bersembahyang.

Dokumen Gde Nogata – Tripeventbali.com

Setelah hari mulai gelap, para pengunjung mulai meninggalkan kawasan wisata untuk kembali pulang atau ke acara berikutnya nonton Tari Kecak yang sudah mendunia. Tamu Group kami selanjutnya acara makan malam di Dewi Shinta Restaurant, setelah itu kembali ke Hotel tempat menginap di kawasan Sunset Road, Legian Kuta, Badung.

TOUR Hari Kedua.

Penjemputan di Hotel pukul 09.00 pagi, menuju kawasan Tanjung Benoa, untuk acara wisata atraksi Water Sport (Banana Boat, Glass buttom Boat – trip menuju pulau penangkaran penyu / island turtle yang dilindungi – konservasi). Bila cuaca cerah acara ini sangat mengasyikkan tentu saja, walau panas teriknya mentari. Untuk mengikuti kegiatan ini para tamu mesti bawa pakaian ganti.

Dokumen Gde Nogata – tripeventbali.com

Selesai Water Sport, dilanjutkan menuju obyek wisata Pantai Pandawa yang terletak di ujung paling selatan Pulau Bali – merupakan kawasan Samudera Indonesia, di mana merupakan patung keluarga Pandawa yang dipahat di dinding bukit batu cadas dengan ukuran besar, di dalam lubang besar pula.

Dokumen Gde Nogata – tripeventbali.com

Jika sedang beruntung pas melewati gerbang masuk akan nampak antrean gerombolan kera menyeberang jalanan aspal yang panas menuju tebing sebelah barat – hal ini akibat siang hari di tebing sebelah timur terkena imbas panasnya matahari. Pantai Pandawa ini terletak di desa Kutuh, Kuta Selatan. Fasilitas parkir sangat luas dengan latar bukit cadas yang dikepras, sarana parkir dengan paving blok yang kuat dan luas.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Berpasir putih menawan – di mana terdapat fasilitas berjemur dengan kursi tidur panjangnya buat para wisatawan asing menikmati suasana pantai hingga menjelang sunset tiba. Pokoknya sangat recomended untuk rekreasi yang nyaman.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Kembalinya rombongan menuju Pantai Kedonganan, Jimbaran untuk bersantap malam di kawasan berderetnya Cafe-Cafe berbagai ikan bakar yang tentu saja menggugah selera.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Ketika memasuki kawasannya sudah tercium ikan dibakar sangat menyengat. Sambil menunggu para Peramusaji menyiapkan makanan, kita dapat menikmati pemandangan pantai dengan berjejer gelaran meja kursi di atas pasir putih temaram nan bersih lembut, memanjang dari ujung selatan ke utara.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Dan yang membuat suasana jadi tambah eksotis adalah nongolnya pesawat terbang dari ufuk barat dengan lampunya yang kerlap-kerlip hendak mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban.  Akhirnya sunset yang ditunggu-tunggupun tiba sehingga menambah romantisnya makan malam, di mana para tamu asing juga antre memilih ikan/udang/kepiting segar untuk dibakar. Ketika sedang menikmati hidangan pengelola Cafe menampilkan tarian live guna menghibur para tamu makan malam. Juga ada pengamen profesional yang siap menghibur dari meja ke meja.

Selesai makan malam akhirnya rombongan kembali ke Hotel untuk istirahat.

TOUR Hari ke 3.

Pukul 09.30 rombongan menuju obyek wisata cagar budaya Goa Gajah, di Desa Bedulu, Blahbatuh Gianyar. Setelah turun dari bus peserta tour menuju gerbang masuk kawasan wisata melewati dereten toko seni, peserta tour satu persatu mesti mengenakan kain yang telah disediakan terutama untuk peserta yang memakai busana selutut demi menghormati tempat suci umat Hindu (Goa Gajah).

Menuruni jalanan berundak peserta tour mulai bersiap dengan camera HP untuk menjepret berbagai obyek yang ada di sekitarnya, dan juga mereka minta bantuan guide kami untuk mengambil gambarnya. Mereka nampaknya pada terpesona akan peninggalan peradaban masa lalu yang kini menjadi cagar budaya Pemerintah.

Setelah selesai kunjungan di Goa Gajah rombongan selanjutnya menuju Kawasan Kintamani, melewati Tampaksiring. Di perjalanan rombongan disuguhi pemandangan penjor dengan berbagai kreasi seni, maklum pas suasana hari raya Galungan di Bali. Walau di antaranya ada yang tertidur karena perjalanan panjang mengarah pegunungan kawasan Kabupaten Bangli. Melewati kawasan Desa Kayuamba berjejer wisata agro yang berciri khas alam perkebunan yang tertata sedemikian rupa, sejuk rapi indah menawan. Ketika melewati jalan raya Bangli – Kintamani alam pegunungan mulai terasa, di mana arah timur laut nampak Gunung Agung yang kekar, yang mana sempat erupsi dan menyebabkan wisata bali berdampak serius.

by gde nogata – tripeventbali.com

Syukur cuaca cerah sehingga di kanan-kiri jalan terdapat perkebunan jeruk khas Kintamani yang pernah populer. Tidak berapa lama sampailah kami di gerbang masuk obyek wisata Kintamani, sekaligus bayar tiket masuk. Akhirnya begitu sampai di Penelokan (tempat nengok) kemegahan Gunung Batur yang nampak gosong coklat kehitaman mengundang terkesima takjub akan alam, dan di lereng sebelah selatannya terhampar Danau Batur yang luas nan indah mempesona. Diliputi angin semilir sampailah kami di Rumah Makan. Setelah turun dari bus, para peserta tour mulai sibuk dengan camera HP masing2 untuk mengabadikan berbagai obyek keindahan alam Gunung Batur sebagai Geopark.

Setelah cukup menikmati keindahan alam Gunung Batur, tibalah saatnya untuk makan siang di salah satu Rumah Makan besar secara perasmanan, karena hari sudah lewat dari pukul 12.00 siang. Selesai makan siang acara berlanjut menuju ke Tirta Empul (Holy Spring Water) Tampaksiring.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Karena jalanan cukup lengang dan lancar, tibalah kami di Kawasan Tirta Empul, segera turun dari bus menuju obyek utama yaitu Pura Tirta Empul yang merupakan kawasan sangat suci bagi umat Hindu. Sebelum memasuki Pura para pelancong diharuskan memakai kain tanpa kecuali sabagai bentuk penghormatan tempat sakral nan suci.

By Gde Nogata – tripeventbali.com

Karena pas hari raya Galungan, ramai pula para pengunjung baik wisatawan maupun umat Hindu yang menghaturkan sesaji memohon kerahayuan dan kesejahteraan. Para peserta tourpun respect berfoto-ria. Bagi yang berniat mandi yang bermakna penyucian diri secara rohani diperkenankan sesuai aturan yang telah ditentukan, maklum tempat ini sangat disucikan oleh umat Hindu di Bali, dan sangat banyak yang yakin dan percaya bahwa setelah melaksanakan padhusan/mandi di tempat ini mendapat kesembuhan dan ketenangan jiwa. Kebetulan para pengunjung diperbolehkan masuk ke kawasan paling dalam tempat umat Hindu bersembahyang dan menghaturkan sesaji.

By Gde Nogata – tripeventbali.com
By Gde Nogata – tripeventbali.com

Dan sekaligus dapat melihat secara nyata sumber mata air/tuk/kelebutan yang nampak memompa dari dasar kolam suci yang ditumbuhi sejenis ganggang air dan pakis air. Betul-betul sakral dan merupakan jejak sejarah Raja Mayadenawa yang sangat sakti mandraguna pada zamannya.

Selesai menikmati keindahan Pura Tirta Empul, perjalanan dilanjutkan ke Denpasar untuk menuju tempat makan malam di kawasan Kuta. Acara berikutnya ke Toko Oleh2 khas Bali, setelah itu kembali ke Hotel – istirahat.

TOUR Hari ke 4.

Rombongan dari hotel menuju tempat belanja sebagai oleh-oleh dibawa kembali. Kemudian makan siang, terus di antar ke Bandara Internasional Ngurah Rai – check in untuk kembali ke tempat masing-masing.

Demikian acara tour rombongan/group dari SMP Tunas Bangsa – Cikarang, semoga berkesan dan dan kami siap melayani perjalanan – kunjungan berikutnya, baik rombongan maupun bersama keluarga. Terimakasih – sampai jumpa lagi pada kesempatan berikutnya, bersama kami Trip Event Bali Tour & Travel. www.tripeventbali.com

ditulis Gde Nogata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *